Sabtu, 27 September 2014

Hijab is My Way of Life

         Kehidupan itu bukanlah khayalan para pendongeng, melainkan layaknya roda yang selalu berputar, diibaratkan kehidupan kita tidak selalu berada di atas namun ada kalanya kita akan merasa di bawah. Kebahagiaan dan kesedihan merupakan seni kehidupan maupun cobaan dan kenikmatan adalah dua sisi yang berlawanan. Begitu pula menjalani kehidupan ini, tidak lah semudah apa yang kita saksikan di sinetron FTV, begitulah kehidupan ku tidak sesederhana skenario drama korea favorite ku. Aku di besarkan oleh keluarga muslim namun aku tidak merasakan bagaimana menjadi muslim yang sebenarnya. Disini lah kisah ku dimulai. Kisah seorang gadis kecil yang memilih hijrah dengan berhijab kerena ingin mengharapkan kemuliaan di mata ALLAH SWT. Alita Saskiameta. Gadis berwajah oval dan memiliki bibir tipis merah merona. Berkulit putih, dan berambut pendek sebahu. Terlahir dari keluarga yang kurang menjunjung tinggi nilai agama. Ayah dan ibuku selalu disibukkan oleh kesibukan duniawi, mereka tidak lelah mencari kenikmatan dunia yang hanya sementara. Ayah sering bepergian ke luar negri untuk urusan bisnis nya, sedangkan ibu sangat sibuk melayani client nya di kantor, hingga aku kerap kali ditinggal dan hanya ditemani oleh bi inah, pembantu setia keluarga ku. Aku hanya berusaha mengerti dengan kesibukan orang tua ku dan berdoa kepada ALLAH SWT agar selau menjaga dan melimpahkan hidayah-Nya kepada mereka. Namun, aku takut pada akhirnya kelalaian meraka bisa menjadi bom waktu yang akan meledak, dan malah akan merugikan mereka kelak. 
                                                *** 
               Pada hari senin, di kelas VII A SMP Bakti Darma. Bu Aisyah, guru agama islam memberikan pelajaran tentang ‘’Kewajiban muslimah ialah menutup auratnya dengan berhijab’’. Aku sangat mengerti bahwa setiap perempuan muslim, jika ia telah balig ia wajib mengenakan hijab. Namun hingga usiaku memasuki usia 14 tahun aku belum melaksanakan kewajiban itu. Orang tua ku bahkan tidak pernah meminta ku untuk berhijab, karena mereka yakin ketika aku siap aku pasti akan menunaikan kewajiban itu. Aku termenung sejenak memikirkan kalimat demi kalimat yang bu Aisyah jelaskan siang itu. ‘’Sumber idenya adalah dari sifat romantisme, Jika kita ingin mendekat kepada ALLAH SWT, maka hal pertama adalah kita harus mempercantik diri. ALLAH SWT menyukai perempuan yang menutup auratnya dengan hijab, perhiasan seorang perempuan muslimah adalah akhlaknya yang solehah, orang akan langsung mengenali kita karena hijab yang kita kenakan. Hijab adalah identitas muslimah, jika tidak berhijab bukankah tidak ada bedanya dibandingkan dengan wanita-wanita di luaran sana. Maka tampak lah jati diri kita sebagai seorang muslimah.’’terang bu Aisyah kepada siswa nya. 
                                      *** 
            Malam itu, pukul 23.30 wib, pikiran ku masih saja melalang buana. Mata ku tidak bisa diajak kompromi untuk segera berlayar ke alam mimpi. Aku beranjak dari tempat tidurku, dan berdiri mendekati almari bajuku, tidak tampak sehelai baju pun yang bisa ku kenakan untuk menutup seluruh aurat ku, bahkan hanya sehelai baju panjang berwarna putih bergantung di sana dan tampak telah usang. Hingga, suatu hari aku memutuskan untuk berbelanja pakaian muslimah. Aku ditemani oleh sahabat ku Risa. Kami pergi ke sebuah butik busana muslimah, tidak jauh dari rumah ku. Saat asik memilih busana yang cocok, tiba-tiba Risa menjolek pinggang ku dan berkata “ Ta, yang penting kan hati, loe tidak perlu berhijab, lagi pula loe bisa menjadi baik juga kan, nggak perlu pake berhijab segala’’ celetuk nya. Sambil tersenyum simpul, segera ku alihkan pandanganku dan ku jelaskan pada nya, ‘’ kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan cahaya yang keluar dari hati. Sahabat ku, Risa... ‘’ I have strong desire to be a good Muslim, because muslim is my right, my choice and my life’’, tegas ku padanya. 
                                                      *** 
           Aku yakin keputusan ku tepat, aku muslim dan aku hijrah karena ALLAH SWT. Dalam proses waktu , aku mulai meninggalkan rok mini, tidak mengenakan tanktop, bahkan blus lengan pendek dan celana pendek. Kemudian aku tidak lagi mewarnai dan menyambung rambut pendek ku. Hari pertama berhijab ke sekolah. Seisi sekolah heboh melihatku. Reaksi mereka pun berbeda-beda. Ada yang mensyukuri, ada yang bilang sok alim, dan ada juga yang bilang seperti ini ‘‘wah.. Alita, loe jadi lebih cantik ya…’’ . Aku senang dengan tanggapan positif mereka tentang hijabku. Banyak orang yang mengatakan bahwa berhijab itu kuno, gak gaul, gak modis, sok alim dan lain-lain. Aku menanggapi semua omong kosong itu sebagai motivasi agar ku bisa berkreasi di dunia ‘hijabers’. Keyakinan ku dengan berhijab, insyaallah dapat terlindungi dari hal-hal buruk dan lebih bisa mengontrol diri. Selain itu, berhijab juga bisa membuat kita lebih cantik, anggun dan tentunya tidak meninggalkan kesan syar’i. Memang sulit rasanya memantapkan hati untuk berniat memakai hijab. Tapi, kita dapat mewujudkannya apabila kita mempunyai kemauan yang kuat untuk melaksanakannya. 

                                                          *** 



Selasa, 02 September 2014

@klikhotel #6thIndonesia #klikhotel ; INDONESIA KEBANGGAANKU



Danau Sebedang
Wisata Alam – Danau Sebedang – Sambas – Kalimantan Barat



Melihat keindahan hutan tropis tentu akan membuat pikiran kembali sejuk. Ditambah lagi dengan pemandangan hijau pepohonan dan langit biru yang menciptakan suasana liburan menjadi lebih menyenangkan. Dengan hanya bisa menikmati keindahan tersebut dengan berlibur menikmati keindahan alam di Danau Sebedang. Salah satu tempat tujuan wisata yang terletak didesa Sebedang Kecamatan Sebawi kira-kira 12 km dari ibukota Kab Sambas. Danau Sebedang yang cukup luas dikelilingi oleh pegunungan dan bukit memberikan pesona  pemandangan alam yang menarik.
Hamparan perairan danau ini dikelilingi oleh perbukitan yang hijau, sebagian merupakan hutan kayu belian . Melakukan jungle tracking menuju puncak Bukit Amor di sebelah selatan danau dan menikmati pemandangan yang indah dari ketinggiannya.

Terdapat sebuah pulau di tengah Danau Sebedang ini yang dinamakan Pulau Panjang. Danau Sebedang juga menyimpan legenda rakyat Sambas, yaitu cerita kakak beradik yang bernama Bujang Nadi dan Dare Nandung.

Danau Sebedang merupakan tempat pemandian dan peristirahatan para Sultan Sambas jaman dahulu, situs peninggalannya terdapat di bagian tenggara danau.Kawasan wisata Danau Sebedang ini mudah di jangkau karena berada pada poros jalan Sambas – Singkawang – Pontianak


Kamis, 21 Agustus 2014

Puisi untuk Saudara Kita di Gaza Palestina





Doa Untuk Saudara Ku

Gaza Palestina

Jutaan doaku persembahkan untukmu  Saudaraku di Palestina
Dalam setiap desah nafasku,
Dalam setiap ingatanku,
Dalam setiap mimpiku,
Ku ingin membalut lukamu,
Wahai Saudaraku Palestina.

Saudaraku Palestina adalah gelombang kebangkitan,
Saudaraku Palestina adalah gelombang kebaikan,
Saudaraku Palestina adalah nadi dalam setiap perjuangan,

Ya Allah,
Akankan tiba masa itu,
Masa dimana saudaraku bisa tersenyum,
Masa dimana, tak ada lagi guratan sedih,
Masa dimana, tak ada lagi kewaspadaan menyelimuti hari-hari,
Masa dimana kebahagiaan akan datang bagi mereka yang merasakan sakitnya dentuman bom, peluru dan rudal tentara yahudi Israel yang terus mengintai nyawa dan keluarga saudaraku.
Untuk saudaraku Palestina ,
Di sini kami rindu…
Tidak akan pernah putus doa ini untukmu
Semangat ini akan terus membara membelamu
Tidak akan pernah mati…

Ya Allah,
Ku ingin melihat anak-anak di Gaza tersenyum,
Doaku panjatkan untukmu saudaraku di Palestina,
Perjuanganmu untuk perdamaian negerimu,
Al-Aqsha kiblat pertama umat Islam di dunia,
Semua engkau korbankan jiwa, raga, darah, airmata, dan harta
untuk pembebasan Al-Aqsha.

Untuk saudaraku Palestina
Subhanallah,
Semangatmu luar biasa,
Penderitaan kalian, Semangat kalian, Keberanian kalian…
Mujahid Mujahidah yang tak pernah menyerah,
Bagaikan inspirator sejati sebagai syuhada.

Yakinlah akan Janji Allah,
Akan menjadikan batu-batu sedahsyat jutaan detonator yang siap diledakkan,
siap merontokkan sendi-sendi kesombongan dan keangkuhan peluru-peluru tentara lawan Zionis Israel laknatullah.

Kami tahu saudaraku,
Siluet cahaya setia menggetarkan Arsy Illahi,
Aku berdo'a "Allahummanshur ikhwaananal mujaahidiina fii Ghaza wa fii kulli makaan. Ya Rabbal Mustadh'afiin, Ya Rabbal 'Arsyil 'Azhiim". Amin

Gaza.. Palestina di sini kami rindu!!
Takbir berkumandang ALLAHU AKBAR
Kibarkan dengan gagahnya
Palestina… Palestina..!
Perjalanan yang melelahkan akan menemukan akhir yang baik, jika kita menjalaninya penuh dengan kesabaran dan juga usaha yang baik.
Save Al Quds, Free Gaza, Free Palastine


                                                                                                Created by Rima Rafiqoh ^+^

Minggu, 08 Juni 2014

Mother’s Love




Mother’s Love
Rima Rafiqoh
I never realized …
Time was fleeting …
Now, I never see you again …
I miss you so much, oh my dear Son …
Sometime i feel so alone …
And no one here to tell …

In far away village, one night there is the mother’s song isso really playing melodious.Singing of the mother is so special song for her son who went to Malaysia for five years ago. Actually, she called unlucky women from the people in her village, her name is Ms. Ann. She is a widow who is her husband passed away nine years ago.
Shehad stayed alone in her home because she an elderly women wholived in a small hut by herself. Everyday, she is taking care of all need by herself. Unfortunate fate, she has never mether son for five years, because her son went to another country, Malaysia. She didn’t know whereshe would shelter.
At the morning,Ms. Ann decided to go to Malaysia, because she has longing to see her son. Unfortunately, the place is so far away from she lived.She would leave her hometown. Although,Ms. Ann has never been to go there, make sure she want to visited her son who has gone away over the five years ago. Name of Ms. Ann’s son is ‘’Mike’’ but, many people called him ‘’MalingKundang’’, because he is like rebellious son who never come back to visited his mother in the hometown.
When Ms. Ann isgoing to Malaysia, she just prepare some clothes which she kept in a draggledof bag with many stitching. Ever oncein a while Mike sent his mother a little money but, he has never been to see his mother, he doesn’t care what other person view about him.  Therefore, Ms. Ann determined to see her son and she is so hoping he would come back together with her again.
***
Arriving in the village of Malaysia, Ms. Ann worked as a nurse who is taking care for an elderly grandmother in one house of a rich merchant. She was so happy for that, but the bad fate can’t avoid, it turns out she was employed by a man who worked as a sales agent of womenin that area, they would traded women for another country in the world especially Taiwan. Therefore, in the case involved a problem is very serious, Ms. Ann aghast and she prayed'' O Lord, how do I face this problem, while the home that I live now is the home of asales agent of women.
However, God immediately answered her prayer. When the difficult problem came up to her, in the same time God sent a friend who is so good person. She is Ms. Jennywho worked as a gardener atthe merchant’s home but, fortunately she was also an Indonesian person. Every evening both of themalways discuss to finding the escape from merchant’s home who had tortured them during they lived there.Therefore, they believe God would help them.
***
One morning, as a routine of Ms. Ann whois taking care foran elderly grandmotherwho was unable to walk, she can walk just help by a wheelchair. The grandmother was kind personbecause she didn’t wants to see her nurse to feel sad. After Ms. Ann had doneall of her work such as finished bathing and eating foran elderly grandmother, suddenly the grandmother told her to open a cupboard that it is containing the keys of the door, she asked her to took one of the back door, then she must immediately run away from the house.
Grandma just wants to see her nurse is happy, although she would feel sad because there is no one nurse who care likes Ms. Anna. However, before she left the home, unforgotten by her to said thanks and goodbye for grandmother. Although the dog kept barking, she didn’t ignore it and packed her clothes then run away from the house.
 Meanwhile, the condition of the house is still quietbecause is very early at the morning.Ms. Anna didn’t want to waste that opportunity to run away from the house, she may immediately open the gate and ran as fast as her-toned. Eventually she founded to escape, when she got on the highway which is so far away from her employer's house. Ms. Annimmediately stopped a car in front of her. Then, Ms. Anna asked the driver’s to allow her called somebody used his phone.She contacted her good friend is Ms. Jenny, because she is the first person that run away from employer’s house.
Fortunately before they’re separate to each other, Ms. Ann has asked Ms. Jenny to give phone numbers belong her, because if she got away from her employer's house, Ms. Ann could called Ms. Jenny’s using that number. Therefore, Ms. Ann immediatelycontacted her friend to inform whereabouts her at the time.
***
Finally, Ms. Ann could run away from employer’s house over the month. One week Ms. Ann has stayed at Ms. Jenny’s house. She has longing to see her son because it can’t be delivered with a string of words. Therefore, she wrote apoem is so beautifulin a small room where she lived for a while;
Oh my dear son …
Every time I see you in my mind …
Every night I see you in my dreams …
Sometimes, I regret to meet you because I things to meet you is the happy moment …
I’ll never forget to love you because I miss you so much …
I don’t know, why I should thinking like that , are you same like me ???
I always make our story to my poetry …
Whenever I create my poetry, I cried…
And it’ll make me so difficult to forget you …
The fact, I never wish for you to love me …
I never thought that you must know about my mind …

***
When Ms. Anna being carried away by the beautiful poem, suddenly Ms. Jenny knocked on the door, she asked Ms. Ann to accompanyher to go to somewhere. Ms. Ann should believe that her friend has a good purpose.
At the moments when they had arrived that place, Mike was waiting his mother who would come to meet him. Mike accepted the warm embrace of his mother. As long as Ms. Jenny’s help to find Mike. Finally, Ms. Anna could meet her son, then unforgotten by her to said thanks and goodbye for her best friend.
Before Ms. Ann came back to her hometown, she had given Ms. Jenny with the warm embrace. Unfortunately, Ms. Ann couldn’t persuade her son to go home together with herbecause, the money that he collected that timeis not enough to make his mother happy. Therefore, he just worked as a waiter in the coffee bar.
Finally,the mother came back with a little of disappointment. But, she was grateful has been met with her son although only for a moment, while her sadness couldn’t persuade her son togo home with her would be the sad memory for her.
***
One day when Ms. Ann on the way to her hometown. Ms. Ann rode of the bus Malaysia to Indonesia. The bus is transportation for the women who worked as a Maids (TKW). At the moment, Ms. Ann feel frightened because she wasn’t one of the women who work legally, but illegally. Suddenly, there was a police of border who checks road border. Therefore, the bus has arrived at the border between Indonesia and Malaysia. Ms. Ann was nervous and scared, althoughshe wasn’t stop to prayer for the God. Fortunately,she had uncaught by the police.
End of the story, Ms. Ann has been arrived her home safely. Now she doesn’t worry anymore because she believes that the God will always keep her. Five keys of that such asconfidence, patience, determination, effort, and the last part ’’We don’t forget to pray for the God always time’’.
Hopefully, this story can be inspirationfor the readers to always devoting to the parents, especially your mother. Remember that ‘’Heaven has your mother’’. Therefore, we must be a child who can be the pride of our parents.
            Month by month has been passed, Mike feel missed for his mother. Therefore, one night Mike read a poem by himself. The poem had created by‘’Howard Johnson (c. 1915)’’.
He believes that beautiful words could describe his hearts that feel missed for his mother. The couplet of the poem is a love expression for his mother.

"M" is for the million things she gave me,
"O" means only that she's growing old,
"T" is for the tears she shed to save me,
"H" is for her heart of purest gold;
"E" is for her eyes, with love-light shining,
"R" means right, and right she'll always be,
Put them all together, they spell
"MOTHER," A word that means the world to me.
by ‘’Howard Johnson (c. 1915)’’.
***
End the End

Pesona Meriam Karbit di Tanah Borneo



Pesona Meriam Karbit di Tanah Borneo
Kebudayaan hadir sebagai jati diri suatu bangsa, sebab kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari bangsa ini. Oleh karena itu, berbagai kebudayaan yang melekat ke dalam identitas lokal memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri yang harus dikenali, dicintai dan dilestarikan. Dalam skala kecil, daerah Kalimantan Barat misalnya mempunyai berbagai budaya lokal dan kesenian lokal daerah yang dapat menjadi magnit penarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Para wisatawan yang mengunjungi daerah Kalimantan Barat setiap tahunnya akan mengenang keramahan masyarakatnya, keindahan panoramanya, dan keunikan budayanya, sehingga negari yang kaya akan kebudayaan ini memiliki suatu kebanggaan yang menjadi daya tarik tersendiri.
Daya tarik tersebut harus diperkenalkan, agar tiap daerah bisa saling berinteraksi dan sama-sama merasa bangga memiliki beraneka ragam produk budaya dan kesenian lokal daerah, khususnya daerah Kalimantan Barat yang memiliki tarian daerah, pakaian daerah, rumah adat, lagu daerah, alat musik daerah, makanan tradisional, ramuan tradisional, hingga obyek-obyek wisata daerah yang berkaitan erat dengan sejarah kebudayaan bangsa ini. Budaya lokal merupakan salah satu identitas bangsa yang dapat dibanggakan sebagai suatu kekayaan budaya lokal khas dan unik. Oleh karena itu, patut sekiranya segenap komponen bangsa memikirkan bagaimana memaknai budaya lokal secara kontekstual dan bukan hanya memperlakukannya sebagai aset daerah yang dibanggakan bahkan untuk dijual, namun budaya lokal dan karya seni daerah patut dijaga dan dilestarikan. Karena budaya adalah sesuatu identitas bangsa yang dinamis dan kontekstual dengan zamannya.
Jika budaya menjadi salah satu identitas bangsa, upaya apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam menjaga dan mempertahankan identitas bangsa? Pemerintah dan segenap komponen bangsa wajib bertanggung jawab atas tantangan pengidentifikasian kita sebagai bangsa. Tugas menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal tidak hanya berada di pundak pemerintah saja. Seharusnya pemerintah bersama masyarakat dapat berbagi tugas dalam melestarikan kebudayaan lokal, caranya dengan mencintai produk-produk lokal, mengurangi konsumsi barang impor, serta ikut aktif melestarikan budaya lokal sebagai identitas daerah. Dan penting bagi pemerintah dan masyarakat agar turut mengupayakan tiga hal, yaitu ikut andil dalam melestarikan berbagai produk budaya lokal,  berperan aktif mengapresiasi beragam karya para pencipta dan pelaku kebudayaan lokal melalui penghargaan terhadap budaya lokal yang terus dipertahankan kelestariannya.
Oleh sebab itu, sebagai generasi muda pewaris budaya bangsa, sebaiknya memelihara seni budaya bangsa demi masa depan anak cucu dimasa mendatang. Oleh karena itu, perlu dipertahanan aspek sosial budaya lokal sebagai identitas bangsa Indonesia. Disamping itu, kekayaan budaya daerah perlu dilestarikan agar selalu memiliki daya tarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara melalui berbagai bentuk produk lokal yang menawan hati. Sebagimana diketahui, budaya lokal merupakan sebuah hasil cipta, karsa, dan rasa yang tumbuh dan berkembang di dalam suku bangsa yang ada di daerah tersebut. Salah satunya adalah Pontianak. Siapa tidak kenal Pontianak, kota yang memiliki tugu khatulistiwa ini, merupakan ibu kota Kalimantan Barat.
Pontianak mempunyai berbagai macam kesenian daerah yang melimpah dan obyek-obyek wisata yang indah. Beragamnya karya seni daerah dan budaya lokal menjadikan kota Khatulistiwa ini terkenal dengan tempat pariwisata  yang unik terutama produk lokal yang dimiliki, sehingga membuat Pontianak menjadi sebuah lokasi yang banyak diincar oleh parawisatawan baik dalam negeri, mancanegara, maupun internasional untuk berbelanja buah tangan khas tanah borneo.
Selain itu, Pontianak menjadi tujuan wisata karena keramahan masyarakatnya. Sesaat setelah wisatawan menginjakkan kaki di bumi  khatulistiwa ini, senyum ramah penduduk Pontianak akan menyambut mereka. Disamping keramahan masyarakatnya, pesona permainan rakyat meriam karbit jelas memiliki nilai pesona budaya lokal yang sangat menarik minat ribuan pengunjung baik lokal maupun mancanegara.  Sejatinya, Meriam karbit merupakan tradisi khas Pontianak yang pernah dilakukan oleh pendahulu dari Kasultanan Pontianak sejak awal berdirinya Keraton Kadriah Pontianak pada 1771. Permainan meriam karbit yang diadakan setiap tahunnya menjelang Idul fitri di tepian sungai Kapuas, merupakan salah satu objek wisata yang sangat menarik karena menjadi agenda wisata tahunan yang bertepatan dengan perayaan Idul Fitri. Oleh karena itu, kawasan tepian Sungai Kapuas akan terlihat sesak dan padat saat malam takbiran tiba. Ribuan warga dari seluruh bagian kota Pontianak berduyun-duyun datang demi menyaksikan dentuman meriam dari dekat.
H Martias, Ketua MPI (Masyarakat Pariwisata Indonesia) Kalbar menyatakan, tidak sedikit wisatawan nusantara dan mancanegara yang terpesona dengan permainan meriam karbit di kota Pontianak. Bagi para wisatawan, permainan seperti itu jelas merupakan sesuatu yang langka. Besar kemungkinan, atraksi meriam karbit hanya ada di Kota Pontianak, Kalbar. “Kami dari MPI sangat berharap jika permainan rakyat meriam karbit ini dapat di gelar setiap tahun. Tentunya jauh hari sebelumnya diikuti dengan promo wisata,” sarannya.** Diisi (SIM BUDPAR PROV KALBAR). Bukan konser dangdut, bukan pula konser rock ‘n roll, tetapi budaya ini dapat menyedot perhatian ribuan warga Pontianak untuk datang ke tepian Sungai Kapuas. Sebuah tradisi yang telah mendarah daging di Pontianak, tradisi yang berbunga budaya yang semoga terus terlestarikan, terjaga dan dipatenkan agar tidak lagi diklaim bangsa lain yang mengaku serumpun.
Budaya lokal seperti ini harus senantiasa dipertahankan (lestari) sebagai identitas daerah agar tidak terlupakan oleh masyrakat lokal. Karena budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, tradisi pakaian, bangunan, dan karya seni. Sebagaimana juga budaya, tradisi meriam karbit merupakan bagian tidak terpisahkan dari kebiasaan tahunan masyarakat pontianak menjelang perayaan Idul Fitri, sehingga banyak orang cenderung menganggapnya sebagai tradisi yang diwariskan secara turun-menurun.Oleh karena itu, masyarakat mengharapkan perhatian yang lebih dari Pemerintah Kota dan Pemerintah Daerah untuk membantu dalam pelestarian tradisi permainan rakyat yang unik ini. Pemerintah tidak hanya cukup mendukung dalam pendanaan saja, tetapi Pemerintah juga harus mendukung penuh dalam hal perizinan dan promosi juga. Sehingga permainan meriam karbit akan senantiasa menjadi suatu tradisi dan budaya masyarakat tepian sungai Kapuas. Menurut Sutarmidji (Walikota Pontianak), tradisi meriam karbit harus dibudayakan. Sebab, meriam karbit memiliki sejarah terkait dengan berdirinya Kota Pontianak. Berdirinya Keraton Kadariyah Pontianak diawali dengan tembakan meriam. Lokasi jatuhnya peluru dari meriam dijadikan tempat berdirinya keraton. Sementara itu, Kapolda Kalbar Brigjen Pol Erwin TPL Tobing menyatakan terkesan dengan festival meriam karbit di Kota Pontianak. Karena bagi dirinya selama menjadi Kapolda, baru kali ini dia temui adanya festival meriam karbit yang tidak ada di kota lain, selain di Pontianak.
Oleh karena itu, sangat diharapkan agar tradisi ini terus dilestarikan  agar dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kalimantan Barat khususnya Pontianak. Dan tentunya akan menambah pendapatan daerah sehingga dapat memajukan kesejahterahan masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Pontianak. Dengan demikian hubungan ini akan sama-sama menguntungkan semua pihak, bagi peserta, pihak sponsor maupun pemerintah dan tidak ketinggalan masyarakat yang merasa terhibur akan pengalaman yang mereka alami seperti kembali ke zaman peperangan saat menghadapi Belanda. Sehingga melalui pariwisata kita dapat membangun Kalimantan Barat menjadi lebih baik. Usaha peningkatan pendapatan daerah sangat  penting dilakukan, mengingat  seni merupakan hal yang indah dan mahal. Karena kesenian adalah kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya dan tidak dimiliki bangsa-bangsa asing. Apalagi tercatat di tahun 2007 dan 2009 silam, tradisi ini mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia. Merupakan suatu  kebanggaan yang patut dipertimbangan, bahwa di tengah-tengah maraknya arus informasi dan pergulatan globalisasi sangat diperlukan peran aktif dari segenap komponen bangsa khususnya masyarakat pontinak untuk mencintai, menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal ( meriam karbit ) ini sebagai salah satu identitas daerah yang unik, indah dan mahal, sehingga tidak terjadi pergeseran budaya lokal dan tetap menjadi sebuah tradisi turun temurun yang berasal dari masyarakat Melayu Pontianak terdahulu.